oleh

Yukunda Minta Masyarakat Luwuk Tak Berikan Lahan Untuk Pembangunan Pabrik Semen

Borong, Swarantt.net – Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Propinsi NTT, Yukunda Huwa meminta Masyarakat Luwuk, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda tak memberikan lahan Mereka untuk membangun Pabrik Semen.

Hal ini dikatakan Yukunda menanggapi sosialisasi yang diberikan oleh PT Semen Singah Merah kepada Masyarakat Luwuk, Kamis 13 Februari 2020.

Dalam Sosialisasi tersebut Manager PT Semen Singah Merah meminta kesediaan Masyarakat Luwuk untuk menerima kehadiran Pabrik Semen dengan memberikan lahan seluas 120 Hektar.

Merespon itu Yukunda meminta Masyarakat Luwuk menolak permintaan/penawaran itu, sebab lahan yang ada di Luwuk sangat berpotensi untuk anak cucu kedepan.

“Saya cuma minta Masyarakat Luwuk menolak tawaran PT Semen Singah Merah untuk memakai Lahan seluas 120 Hektar. Ingat, Tanah itu akan menjadi kebanggaan bagi Anak Cucu kelak. Jangan pikir saat ini tetapi berpikir panjang kedepan. Bangkit dan berjuanglah membangun hidup dengan mengolah sendiri potensi kekayaan alam” Kata Yukunda.

Yukunda pun menduga alasan Investor Pabrik Semen Singah Merah ingin berinvestasi di Luwuk karena potensi alamnya menjanjikan. Oleh karena itu Dia berharap Masyarakat tidak mengijinkan PT Semen Singah Merah untuk menguasai dan memiliki lahan.

“Coba buka pikiran seluas-luasnya, masih banyak hal yang bisa dikerjakan. Saya juga yakin Pabrik Semen itu pasti tidak akan produktif dan tidak bisa bersaing dengan PT Semen lain” Ungkap Yukunda.

Baca Juga :   Warga Laboya Barat Keluhkan Jalan Propinsi Yang Rusak

Lebih lanjut Yukunda mengatakan bahwa lokasi di Kampung Luwuk sangat cocok dikelola untuk menjadi destinasi Pariwisata, bukan untuk bangun Pabrik Semen.

“Cari lokasi lain saja kalau mau bangun Pabrik Semen. Hanya orang malas dan bodoh saja yang menerima penawaran Mereka. Tolong jaga ekosistem darat dan laut jangan sampai rusak karena kehadiran Investor yang pada akhirnya membuat Masyarakat menderita karena kehilangan tanah” Tutur Yukunda tegas.

Dia juga mengatakan bahwa janji yang diumbarkan oleh Pabrik Semen tentang penyerapan tenaga kerja dan target Kesejahteraan hanya isapan jempol belaka, sebab tenaga kerja kecil dan upah pasti kecil, hidup tetap menderita.

Selain itu Dia juga berharap agar DPRD Manggarai Timur mempunyai perhatian dan kepedulian terhadap Masyarakat Luwuk.

“Ngomong soal pembangunan Pabrik Semen mestinya bukan DPRD Lamba Leda saja yang bersuara, sebab ini menyangkut persoalan pembangunan di Manggarai Timur secara keseluruhan” Pungkas Yukunda.

“Mari Kita berjuang bersama secara arif untuk menolak kehadiran Pabrik Semen. Hal ini demi kenyamanan Masyarakat Luwuk. Ingat dampak langsung dari Pabrik Semen ini jika dipaksakan berjalan, kemajuan perekonomian di Daerah itu akan lumpuh” Jelas Yukunda.

Yukunda juga meminta Masyarakat untuk berkaca pengalaman Tambang yang mana kehadiran Tambang tidak membawa dampak positif bagi kemajuan perekonomian.

Ditulis Oleh: Berto Davids

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed