oleh

Belasan Hektare Tanaman Padi Petani di Desa Wae Lolos Rusak Diterjang Banjir

LABUAN BAJO, SwaraNTT.net – Hujan deras yang terjadi seharian di wilayah Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat, mengakibatkan banjir bandang hingga merusak tanaman padi milik petani, Kamis (07/03/2019).

Banjir yang melanda wilayah Desa Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, telah merusak tanaman milik para petani.

Dok. Areal sawah penuh dengan lumpur dan tanaman padi warga terbawa banjir

Gervinus Toni, selaku Kepala (kades) Desa Wae Lolos, mengungkapkan kepada media ini, sekitar 15 hektare sawah masyarakat Desa Lolos yang ditanami padi rusak dan terancam gagal panen.

Di Desa Lolos, tercatat dari 37 Kepala Keluarga (KK) sekitar 15 hektare sawah warga terendam banjir dampak meluapnya bendungan wae Racang

“Banjir ini mengakibatkan petani gagal panen akibat meluapnya bendungan wae Racang,” kata Kepala Desa Wae Lolos.

Sementara itu, Kades Gervinus Toni, mengatakan, sebagian besar lokasi yang terendam itu kini sudah mulai normal kembali.

Lebih lanjut, Kades Wae Lolos, Selain kerugian dari Petani sawah dan ladang, Ruas jalan Wisata Desa Wae Lolos,menuju ibu kota kecamatan Sano Nggoang mengalami lumpuh total dengan daerah rawan longsor 7 titik tepatnya di Dusun Rangat, Tembelang dan salah satu titik  jalan dengan status ambruk di Desa Wae Lolos. Ungkap Gervinus Toni.

Kades Toni menghimbau semua warga desanya agar selalu waspada terhadap keadaan alam yang akhir – akhir ini susah diprediksi. Apalagi daerah kita ini daerah rawan longsor,dan berharap semua warga untuk mengutamakan pencegahan dengan cara Pengendalian lingkungan, dimana kita harus selalu menjaga alam, dengan budaya menanam pohon agar resapan air dan konstruksi tanah tetap utuh. Ungkapnya. [Redaksi]

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed