oleh

Kunjungi Wae Rebo, Menparekraf Sandiaga: Wae Rebo Memberikan Sensasi yang Terbaik

Manggarai, SwaraNTT.Net – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, merupakan menteri pertama yang berkunjung Kampung adat Wae Rebo, yang terletak di Desa Satar Lenda Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit, menerima langsung kunjungan Menparekraf Sandiaga Uno, didampingi Ketua DPRD Matias Masir; Kadis Pariwisata Isfridus Buntanus; Kaban Kesbangpolda, Gondolfus B. Nggarang; Kabag Prokopim, Lodovikus D. Moa; Kabag Pembangunan Nobertus Caling, serta sejumlah perangkat Daerah kabupaten Manggarai.

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno, Stafsus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-Isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso; Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan, Indra Ni Tua; Dirut BPOLBF, Shana Fatina; Praktisi Parekraf, Hari Sungkari; Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Prov. NTT, Dr. Zeth Sony Libing.

Menparekraf Sandiaga menyampaikan rasa takjubnya dengan Kampung adat Wae Rebo, tidak hanya karena bentang alamnya yang indah dan budayanya yang unik, namun juga warganya yang ramah dengan para pengunjung.

Kepada para awak media, Menparekraf Sandiaga mengungkapkan keindahan Wae Rebo telah memberikan sensasi yang terbaik.

“Desa ini terindah, walau dicapai dengan penuh perjuangan. Ini adalah desa wisata yang betul-betul berat perjuangannya untuk mencapai, karena kita bukan hanya 4-5 jam naik di mobil tapi kita harus hiking. Sejauh lima kilometer di bebatuan dan jalan setapak yang licin,” ujar Sandiaga Uno, Jumat (3/12/2021).

Baca Juga :   Awal Oktober, Golkar Buka Penjaringan di Lampung

Lanjut, Menparekraf Sandiaga, dari 50 desa wisata yang Ia kunjungi, Wae Rebo merupakan kunjungi terakhir.

“Wae Rebo memberikan sensasi yang terbaik,” tutur Menparekraf Sandiaga

Sambung Menparekraf Sandiaga, desa wisata Wae Rebo memiliki potensi yang unik, berada di atas ketinggian 1.000 mdpl, Desa Wisata Wae Rebo sering disebut surga di atas awan.

“Desa ini juga memiliki 7 rumah adat yang menjadi ikon dari Wae Rebo, yakni Mbaru Niang, yang berbentuk kerucut,” ucap Menparekraf Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiaga juga akan memberikan pendampingan untuk Desa Wisata Wae Rebo agar desa ini bisa terus berkembang.

“Saya titipkan etos kerja 4 AS, yaitu kerja keras bagaimana kita menunjukkan bahwa masyarakat Desa Wae Rebo ini adalah pekerja keras. Kedua, kerja cerdas, kecerdasan kita untuk mengelola kelestarian alam.Ketiga, kerja tuntas, dengan mendapatkan hasil terbaik di UNWTO. Keempat, kerja ikhlas, kita berikan yang terbaik dan sisanya kita serahkan yang di atas untuk menentukan. Tapi saya yakin Wae Rebo akan mendapatkan hasil yang terbaik,” ujarnya. [Gusty S]

News Feed