oleh

Bocah 4 Tahun Digigit Komodo Hingga Pergelangan Tangannya Putus

-DAERAH-429 views

Manggarai Barat,SwaraNTT.Net – Nasib naas menimpa Febianto bocah Laki- laki berusia empat tahun di Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Febianto digigit Komodo, pada pergelangan tangan kirinya hingga putus pada Sabtu (16/01/2021) sekitar pukul 14.15 Wita.

Sekretaris Desa Komodo Ismail, pada saat ditemui oleh sejumlah wartawan di RS.Siloam Labuan Bajo menjelaskan, kejadian tersebut bermula ketika Febianto (4) sedang bermain tali di teras depan rumahnya. Dari atas rumah panggung miliknya, Febianto mengulurkan tangannya ke bawah seperti sedang memancing, ternyata di bawah kolong rumah tersebut terdapat seekor Komodo.

” Jadi pada saat itu, anak tersebut bermain tali di halaman teras rumah, tiba- tiba ia mengulurkan tangan ke bawah, tau-taunya di bawah rumah tersebut ada binatang Komodo, mendengar suara jatuh, ibunya langsung menarik dia dan ternyata pergelangan tangan kirinya sudah putus di gigit oleh komodo,” ujar Ismail.

Padahal lanjut Ismail, ibu bocah malang itu sudah mengajak Febianto untuk masuk kembali ke dalam rumah, namun tak dihiraukan oleh sang bocah.

” Sebelum kejadian itu terjadi, ibunya sudah mengajak ia untuk masuk kedalam rumah, tetapi ia menjawab mamanya, sebentar mama,”Jelas Ismail.

Melihat anaknya dalam cengkraman komodo, ibunya berteriak meminta pertolongan warga sekitar hingga akhirnya di selamatkan untuk di bawakan ke Pustu setempat.

Baca Juga :   Yohanes Bretman Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar

Namun karena kondisi lukanya yang sudah parah pihak keluarga memutuskan untuk merawatnya di RS Siloam di Labuan Bajo.

“Tak berselang lama, speed boat bantuan dari Polair datang untuk menuju ke rumah Sakit Siloam Labuan Bajo,” jelasnya.

Ismail yang juga paman korban berharap, pihak Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) bertanggung jawab atas kejadian tersebut serta meminta agar semua mayarakat Pulau Komodo wajib mendapatkan perlindungan.

Sementara itu Ismail menyampaikan bahwa, terkait biaya administrasi di rumah sakit, dirinya sudah berkomunikasi dengan pihak BTNK.

“Setelah kita berkoordinasi dengan pihak BTNK, mereka setuju soal biaya rumah sakit,” tutupnya

Untuk diketahui, Febianto merupakan anak ke tiga dari Karim (Ayah) dan Sahana ( Ibu).

Laporan: Volta

News Feed