oleh

Cegah Pengiriman Sapi Ilegal, Polairud Polres Manggarai Pantau Dua Kapal Asal Bima

-DAERAH-1.134 views

Manggarai, SwaraNTT.Net Maraknya kasus penyelundupan hewan ternak Sapi selama 3 (tiga) tahun belakangan, Kepolisian Resort (Polres) Manggarai, melaui Polisi Perairan dan Udara (Polairud) melakukan giat sepanjang Pantai Utara (Pantura) Kecamatan Reo dan Kecamatan Reok Barat.

Polairud Polres Manggarai, melakukan kegiatan patroli rutin selama enam (6) hari berturut-turut di sejumlah titik yang diduga sering digunakan oleh kapal asal Kabupaten Bima, dalam pengiriman Sapi Ilegal.

Pantauan media ini, sejak Sabtu 16 Oktober sampai 21 Oktober 2021, Kasat Polairud, Iptu Orlando Reis Alves, didampingi Kanit Gakum Satpoliarud, Aipda Kamarudin dan sejumlah anggota Polairud melakukan patroli sepanjang Pantura Kecamatan Reok dan Wilayah Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai.

Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton melalui Kasat Polairud, Iptu Orlando Reis Alves, menjelaskan saat melakukan patroli pada Minggu 17 Oktober 2021, ditemukan dua buah kapal sedang berlabuh di Langkas Desa Paralando Kecamatan Reok Barat, yang dicurigai dijadikan kapal pengangkut hewan Sapi.

Kedua Kapal tersebut lanjut, Kasat Orlando, yang berukuran besar milik Bola sedangkan yang berukuran kecil milik Nawar dan kedua pemilik kapal tersebut berasal dari Kabupaten Bima, NTB.

Saat melakukan pengecekan bagian dalam kapal tersebut, anggota Polairud Polres Manggarai, menduga kuat kedua kapal milik Nawar dan Bola tersebut akan muat hewan Sapi.

Lanjut Kasat Orlando, saat dilakukan pengecekan kondisi kedua kapal tersebut dalam keadaan kosong (tanpa muatan). Sejak Minggu 17 Oktober 2021, kedua kapal tersebut dalam pengawasan pihak Polairud Polres Manggarai.

Baca Juga :   Dana Covid-19 APBD II Kabupaten Manggarai Belum Cair, Ini Alasannya

Pada Kamis 21 Oktober 2021, pukul 17.00 Wita, saat melakukan Patroli, Kapal milik Nawar, berada di perairan Robek Desa Robek Kecamatan Reo, sedang mengisi muatan ke dalam kapal.

Pantauan media ini, Kanit Gakum Satpoliarud, Aipda Kamarudin, langsung mengecek dokumen kapal milik Nawar, sebelumnya kapal tersebut di curigai akan muat hewan Sapi.

Menurut Aipda Kamarudin, kapal milik Nawar, saat dilakukan pemeriksaan, dokumen kapal tersebut semuanya lengkap.

“Kapal milik juragan Nawar kita sudah lakukan pengecekan mulai dari dokumen serta isi bagian dalam. Saat ini kapal milik Nawar sudah terisi Kelapa dan pisang,” jelas Kanit Gakum Satpoliarud Kamarudin.

Direncanakan kapal tersebut akan berangkat ke Kabupaten Bima setelah muatan terisi semuanya.

Untuk diketahui, salah satu titik tempat penampungan Sapi yang berada di jalur utama Reo menuju Kajong tepatnya di Desa Watu Baur, saat ini dalam pengawasan pihak Polairud Polres Manggarai.

Diduga sebelumnya hewan Sapi tersebut, rencananya akan di kirim ke Kabupaten Bima melalui Ojang Desa Robek.

News Feed