oleh

Banggakan Negeri, Tiga Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang Sumbang Emas dan Perak di SEA Games 2019

Jawa Timur, SwaraNtt. net – Tiga mahasiswa IKIP Budi Utomo (IBU) Malang berlaga di Sea Games Filipina tahun 2019. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Mohamad Ervan dari cabang olah raga catur, Saddil Ramdani dari cabang olah raga Sepak Bola dan Muhammad Ashfiya dari cabang voli pantai beregu putra.

Ketiganya adalah Mahasiswa aktif IKIP Budi Utomo (IBU) Malang Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR). Demikian disampaikan Humas IKIP budi Utomo Malang Jasuli mlelalui pesan WhatsApp kepada Swarantt.net Kamis (13/12/2019).

Mohammad Ashfya, pada Asian Games 2018 lalu, saat Indonesia menjadi Tuan rumah berhasil menymbangkan perak. Dan pada Sea Games 2019 Filipina berhasil menyumbangkan emas dari cabang voli pantai beregu putra bersama timnya setelah mengalahkan Thailand.

Sementara itu Saddil Ramdani berhasil menyumbangkan perak untuk Indonesia dari cabang olah raga sepak bola. Seperti diketahui Indonesia gagal menjuarai Sea Games Filipina dari cabang sepak bola setelah kalah telak dari Vietnam dengan skor telak 3-0.

Untuk cabang olah raga catur Mohamad Ervan yang juga mahasiswa Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Budi Utomo (IBU) Malang berhasil menyumbangkan satu medali perak di ajang SEA Games 2019 Filipina ini.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) IKIP Budi Utomo angkatan 2018 ini berhasil meraih medali perak setelah kalah dari pecatur asal Thailand Uaychai Kongsee. Uaychai Kongsee berhasil mengumpulkan 8,0 poin dan berhak memperoleh medali emas di babak final catur Sea Games 2019 yang berlangsung di Travellers Hotel, Subic Bay Filipina.

Baca Juga :   Jokowi Minta Daerah Tak Paksakan Adaptasi Kebiasaan Baru tanpa Perhatikan Data Sains

Ketiga mahasiswa yang berlaga di Sea Games ini kata Jasuli merupakan hasil seleksi ketat di internal kampus. Dia menambahkan calon mahasiswa IBU dari semua program studi, lebih khusus program studi PJKR dilakukan tes potensi sesuai bakat dan minat calon mahasiswa.

“mahasiswa dikelompokkan berdasarkan hasil tes potensi, yang potensi voli, bola, catur, dan olahraga lainnya didorong oleh kampus dan difasilitasi serta diberi kesempatan seluas-luasnya untuk berkompetisi. Sebelumnya beberapa senior yang sudah lulus juga merupakan mantan pemain Timnas sepak bola. Ada Arif Suyono dan Bustomi” tutup Jasuli.

Penulis : Silve

Komentar

News Feed