oleh

Kapolri Ungkap Dua Identitas Pelaku Bom di Makassar

-NASIONAL-2.433 views

MAKASSAR, SwaraNTT.Net Pelaku bom bunuh diri yang tewas sebanyak dua orang terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar. Kita sudah dapat inisial L (pelaku). Bersangkutan merupakan kelompok dari beberapa pelaku yang beberapa waktu yang lalu, telah kita amankan.

Demikian disampaikan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, setelah mengunjungi gereja katedral Makassar pada Minggu (28/03/2021) malam.

Baca Juga: Irjen Argo Yuwono: Aksi Dua Pelaku Bom Di Makassar Menggunakan Sepeda Motor

Ia menyebutkan jaringan pelaku bom bunuh diri yang terjadi di gereja Katedral kota Makassar, merupakan jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD).

“Kita tindak lanjuti dengan melaksanakan pemeriksaan DNA yang bersangkutan untuk bisa kita pertanggungjawabkan secara ilmiah, namun demikian hari ini untuk inisial pelaku saya kira kita sudah tuntas dan kita sedang kembangkan untuk mencari kelompok yang lain,” kata Kapolri, dilansir BBC.

Sedangkan untuk terduga pelaku bom bunuh diri, jelas Kapolri, sebanyak dua orang sudah meninggal dunia dan 19 orang jemaat serta petugas keamanan dan Satpam.

Pelaku tersebut menurut Kapolri, merupakan salah seorang  dari kelompok JAD yang beberapa waktu lalu yang ditangkap di Makassar pada kompleks Villa Mutiara, Sudiang dan Kabupaten Enrekang pada Januari 2021.

“Mereka adalah kelompok beberapa  waktu lalu (ditangkap), ada kurang lebih 20 orang dari kelompok JAD yang kita amankan. Mereka bagian dari itu. Inisial dan data-datanya sudah kita pastikan sesuai,” beber orang nomor satu Polri ini, dilansir antaranews.

Baca Juga :   Jokowi: Pemerintah Akan Terus Jaga Kehormatan dan Kesejahteraan Papua

Sedangkan aksi yang dilakukan oleh bersangkutan saat ini merupakan society boomber, dengan membawa ledakan cukup besar sehingga berpengaruh dengan daya ledaknya.

Kepada seluruh masyarakat, Kapolri menjelaskan tetap tenang dan tidak panik, karena pihak kepolisian dengan didukung oleh personel TNI menjamin keamanan masyarakat, khususnya dalam rangkaian perayaan Paskah.

“Tetap tenang dan jangan panik,” tegas Kapolri. [Redaksi]

News Feed