oleh

Ini Tarif Terbaru Rapid Test dan SWAB

Manggarai Barat, SwaraNTT. Net – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah menyesuaikan tarif pemeriksaan swab secara mandiri untuk Covid19.Hal ini dilakukan untuk menjawab semua keluhan masyarakat di Nusa Tenggara Timur, terkait tingginya biaya Rapid Test dan Swab.

“Per hari ini, Kamis (8/10/2020), kami umumkan kepada seluruh masyarakat NTT, Bapak Gubernur telah memutuskan bahwa pemeriksaan Swab mandiri dikenakan biaya sebesar 900 ribu rupiah dan rapid test sebesar 150 ribu rupiah sesuai dengan kebijakan nasional,” jelas Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Jelamu Ardu Marius kepada wartawan di Hotel Spring Hill, Ruteng, Kamis (8/10/2020).

Keputusan ini dibuat, juga untuk menindaklanjuti surat edaran yang di keluarkan oleh Pemerintah Pusat, melalui Kementerian Kesehatan nomor HK.02.02/I/3713/2020 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Marius menegaskan, Peraturan Gubernur (Pergub) lama yakni Pergub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tarif Layanan Kesehatan yang menetapkan biaya pemeriksaan swab sebesar 1,5 juta dan rapid test sebesar 350 ribu akan segera direvisi.

“Kita akan mengeluarkan revisi Peraturan Gubernur secepatnya. Namun sebelum revisi tersebut dikeluarkan dan ditandatangani, Bapak Gubernur memutuskan untuk menyesuaikan biaya pemeriksaan swab dan rapid test sesuai standar nasional. Kami mengharapkan agar semua rumah sakit dan laboratorium bisa menyesuaikan dan memberlakukan tarif baru mulai hari ini,” jelas Marius.

Marius berharap,agar dengan diturunkannya biaya tersebut, maka para pelaku perjalanan terutama dari luar NTT agar bisa melakukan pemeriksaan swab untuk mengetahui dirinya positif atau tidak.

“Kalau misalnya hasilnya positif, diharapkan untuk tidak melakukan perjalanan ke NTT. Pastikan diri negatif, sehingga bisa melakukan perjalanan dengan tenang,” tutup Marius.

Laporan : Volta

Baca Juga :   Razia di Sumba Timur, BPOM Temukan 74 Jenis Produk Tanpa Izin Edar

News Feed