oleh

Jimur Siena Katrina Caleg Perempuan Pertama Asal Manggarai Timur Lolos DPRD Propinsi NTT

Ruteng,Swarantt.net – Jimur Siena Katrina Caleg Perempuan pertama asal Manggarai Timur, dipastikan lolos menuju kursi DPRD Propinsi Nusa Tenggara Timur dari partai PAN, pasca pleno rekapitulasi KPU Rabu (08/05/2019). Hal ini disampaikannya melalui pesan WhatsApp pribadinya kepada swarantt.net Kamis (09/05/2019).

Caleg Perempuan asal Mano,Manggarai Timur ini berhasil mengungguli caleg-caleg dari partai lain dengan perolehan suara pribadi 16.354 suara dan menduduki kursi ke 2 partai PAN Dapil NTT 4. Dengan total akumulasi suara PAN 55.725 yang bersaing dengan Nasdem yaitu 54.841 suara, maka Partai PAN berhasil mengutus dua wakilnya dari Dapil NTT 4 (Manggarai Timur,Manggarai dan Manggarai Barat).

Perolehan kursi kedua dari partai PAN ini didapat setelah mengungguli akumulasi perolehan dari partai lain setelah dibagi tiga yaitu 18.575 suara dan bersiang dengan partai Gerindra di kursi ke 9 dengan akumulasi suara yaitu 19.621 suara.

Jimur Siena Katrina menyampaikan orasi politik pada saat kampanye beberapa waktu lalu..

Karier politik wanita berkaca mata ini terbilang masih sangat dini. Tetapi karena kecerdasan dan  kepiawaiannya sehingga mampu bersaing dan lolos menjadi anggota DPRD Propinsi NTT untuk masa Bhakti 2019-2024.

Kepiawaian Ibu dua putri ini memenangkan kontestasi politik kali ini menunjukan ketangguhan dirinya dalam berpolitik. Padahal Dia hanyalah kontestan pemula di pemilu 17 April lalu.

Perolehan suara pribadi sebanyak 16.354   kata Dia merupakan hasil kerja keras dirinya bersama tim. Keberhasilan ini lanjut Dia bukan semata-mata karena keberuntungan tetapi buah dari sebuah persiapan serta konsep yang matang dalam berpolitik.

Hal lain juga kata wanita yang akrab disapa Ena ini adalah kepercayaan dari masyarakat, apakah figur tersebut layak atau tidak untuk dipilih menjadi seorang wakil rakyat.

“ya sebuah keberhasilan bukan saja karena keberuntungan,tetapi bagaimana kita bisa menyiapkan diri sebaik-baiknya, mulai dari kita memanage persoalan, kesiapan mental soal menang atau kalah, karena ini kontestasi politik, jadi persaingannya sangat ketat, butuh tenaga ekstra untuk memenangkannya, serta figur yang maju layak atau tidak untuk dipilih menjadi seorang wakil rakyat” katanya.

Karena itu Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Dapil NTT 4 (Manggarai Raya) yang telah memberikan dukungan kepada dirinya dalam pertarungan politik di pemilu 17 April 2019 lalu.

Ditanya soal kampanye hitam serta tindakan saling telikung saat masa kampanye jelas Dia, itu lumrah dalam dunia politik.

“saling telikung itu lumrah dalam berpolitik,tapi bagi saya hal itu adalah sebuah proses pendewasaan, sehingga tidak perlu ditanggapi secara serius, biarkan saja berkembang, nanti masyarakat sendiri yang menilai, buktinya masyarakat tetap memberikan dukungan kepada saya” tutupnya.[Silve]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed