Manggarai, SwaraNTT.net-Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, secara resmi menerbitkan Surat Himbauan Nomor: 300.2.2/16/I/2026 tertanggal 12 Januari 2026 terkait kewaspadaan terhadap potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem.
Surat edaran tersebut dikeluarkan menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk Kabupaten Manggarai.
Dalam himbauannya, Bupati Manggarai meminta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap empat potensi bencana utama, yakni banjir akibat luapan sungai, tanah longsor di wilayah perbukitan, angin kencang atau puting beliung, serta gelombang tinggi di wilayah pesisir.
Bupati Herybertus menekankan sejumlah langkah antisipasi yang perlu segera dilakukan oleh masyarakat, antara lain:
Memantau informasi dan peringatan cuaca secara rutin melalui kanal resmi BMKG.
Menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air, guna mencegah terjadinya penyumbatan.
Memperkuat struktur bangunan rumah serta memangkas dahan pohon yang berpotensi tumbang di sekitar permukiman.
