Pencarianpun dilakukan oleh rombongan rekreasi dan dibantu warga setempat. Kuat dugaan korban terseret aliran air deras hingga masuk ke sebuah lubang dan terjebak akar pohon berukuran besar yang tumbang di dalam sungai tersebut. Didalamnya juga terdapat lubang di sebelah batu berkuran besar, sehingga terjadi pusaran air yang deras.
Pukul 19.30 wita. Kapolsek Kupang Timur bersama dengan, Tim dari Basarnas tiba di TKP untuk melakukan evakuasi namun tidak ditemukan. Pencarianpun dilanjutkan pada hari Senin (17/5/2021).
Pencarian hari kedua dipimpin oleh Kapolsek Kupang Timur Ipda Victor H. Saputra SPi. MSi, Basarnas Prof NTT Cosmas Herianto Bria.
Pukul 09.00 Wita tim Gabungan Polsek Kupang Timur, Basarnas Prof NTT, Koramil 1604 – 02 Camplong, Ditpolair Polda NTT bersama masyarakat sekitar Desa Biloleno melakukan gotong Royong untuk mengalikan Arus Aliran Air.
Pukul 10.40 wita anggota Ditpolair Polda NTT Aipda Joel Bolang melakukan pencarian hingga Pukul 11.00 Wita atas aksi heroiknya Aipda Joel Bolang berhasil menemukan korban dalam keadaan Hidup. Selanjutnya korban Leonard Laimeheriwa, dibawa ke RSUD Naibonat dengan menggunakan mobil ambulans untuk mendapat perawatan.
![]()
