“Juga fasilitas-fasilitas yang mendukung ke arah itu perlu diperbaiki. Saya kira kita juga harus sentuh masalah kostum, pakaian adatnya, kemudian _calendar of event_-nya, kemudian yang berkaitan dengan _event_ besar atau _annual event_-nya,” imbuh Presiden.
Selanjutnya, penyiapan sumber daya manusia yang dapat mendukung sektor pariwisata tersebut juga dimintanya untuk diperhatikan. Maka itu, Kepala Negara meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk memberdayakan sekolah-sekolah vokasi yang berfokus pada dukungan kepada sektor pariwisata.
Selain itu, kebersihan di kawasan-kawasan wisata juga tak boleh luput dari perhatian. Presiden menyoroti sampah-sampah plastik yang banyak diberitakan bertebaran di beberapa kawasan wisata dan meminta agar hal tersebut segera dibenahi.
“Urusan sampah dan urusan plastik yang bertebaran di kawasan-kawasan wisata harus bisa diselesaikan. Mungkin kita konsentrasi dulu pada Labuan Bajo, Mandalika, Toba, Manado, dan Borobudur,” ucapnya.
Terakhir, apabila semua hal di atas telah dilakukan, promosi secara besar-besaran terhadap kawasan-kawasan wisata prioritas perlu untuk digalakkan untuk menumbuhkan minat dan keingintahuan wisatawan sehingga dapat menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
![]()

Komentar