Karena itu dia pun memohon dukungan doa bagi para korban yang sedang di rawat di RS Yowari Sentani dan RS Bhayangkara Sentani karena luka-luka.
“Mohon jangan posting lagi berita yang tidak benar agar tidak membuat org tua dan keluarga mereka di Kampung panik. Sekian dan terima kasih” Imbuhnya.
Mempertegas informasi yang dibagi dua akun Facebook tersebut SwaraNTT.Net mencoba menghubungi salah satu Guru atas nama Yori asal Kabupaten Manggarai yang saat ini sedang bertugas di Papua.
Dia mengatakan informasi yang dibagi melalui dua akun Facebook terkait hanya satu guru yang meninggal dunia akibat penyerangan KKB benar adanya.
“Benar informasi itu yang meninggal hanya satu orang yang lain sudah dievakuasi dan saat ini sedang dirawat Rumah Sakit Jayapura” Ungkap Yori.
Penulis Team.
![]()
