Buka Bulan K3 Sektor Pertambangan, Dirjen Minerba Tekankan Safety Sebagai Investasi Strategis

Meski demikian, Tri Winarno mengingatkan bahwa tingginya kontribusi ekonomi harus selalu diiringi dengan penguatan keselamatan dan kesehatan kerja, mengingat kegiatan pertambangan masih memiliki risiko kecelakaan yang tinggi.

Apresiasi ESDM Siaga Bencana dan Inovasi Keselamatan

Pada kesempatan tersebut, Tri Winarno juga menyampaikan apresiasi kepada industri pertambangan mineral dan batubara atas partisipasinya dalam program ESDM Siaga Bencana, khususnya dalam penanganan bencana di wilayah Sumatera. Industri Minerba telah mengerahkan ratusan personel, alat berat, serta dukungan medis dan logistik, disertai bantuan donasi dan logistik bernilai miliaran rupiah.

Selain itu, Ditjen Minerba turut meluncurkan E-Katalog Inovasi Bidang Keselamatan Pertambangan sebagai referensi dan inspirasi bagi pelaku usaha dalam meningkatkan standar keselamatan dan mendorong budaya inovasi di sektor pertambangan.

Komitmen Wujudkan Pertambangan yang Lebih Selamat

Menutup sambutannya, Dirjen Minerba menegaskan bahwa Bulan K3 Nasional Pertambangan 2026 bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ajakan untuk bertindak nyata.

“Melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat, kita wujudkan pertambangan Indonesia yang lebih sehat, selamat, dan berkelanjutan di tahun 2026 dan seterusnya,” pungkas Tri Winarno.

Senada dengan Dirjen Minerba, Ahmad Syauqi selaku Direktur Teknik dan Lingkungan/Kepala Inspektur Tambang juga menyampaikan ulasan kinerja pengelolaan Keselamatan Pertambangan nasional yang diharapkan dapat menjadi pembelajaran untuk para badan usaha pertambangan dalam melakukan perbaikan berkelanjutan untuk perlindungan terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja tambang.