oleh

Gagal Diperkosa, Veronika Alus Dihabisi Nyawanya Oleh Pelaku

Ruteng,SwaraNtt.net – Kasus pembunuhan sadis yang memakan korban Veronika Alus (27) yang terjadi di Lagur Cancar Jumat [01/11/2019), sedikit demi sedikit motifnya mulai diungkap oleh pihak Kepolisian Resort Manggarai.

Kapolres Manggarai AKBP. Cliffry Steinly Lapian, S.IK melalui pesan WhatsApp group kepada media ini menjelaskan Kronologis kejadiannnya, berawal dari korban Veronika Alus (27) pada pukul.14.30 keluar dari rumah menuju kali lagur hendak mandi. Rumah korban dan pelaku berdekatan sekitar 20 meter, saat korban keluar dari rumah menuju kali, ternyata diam – diam pelaku mengikuti korban dari arah yang berlawanan.

Sesampai di kali, korban  langsung mandi,sekitar 10 menit kemudian pelaku menghampiri korban,spontan korban bertanya..nana ngo nia hau (kamu mau kemana) ,pelaku menjawab aku ngoeng hau (saya suka sama kamu), seketika itu korban menjawab aku manga rona (saya ada suami) ,toe di’a pande dehau (perbuatanmu tidak baik), aku ciek tong (nanti saya teriak) karna di jawab tidak mau,pelaku langsung memegang tangan kiri korban, menarik, memaksa untuk berhubungan badan.

Sontak korban berteriak dan berusaha melepas cengkraman tangan pelaku. Karena korban berteriak dan melawan, pelaku langsung mengeluarkan parang dari sarung dan membacok pundak kiri, korban menghindar,dan pelaku membacok lagi punggung kiri. Korban berusaha lari, namun pelaku kembali  membacok lengan kiri.

Saat itu korban lari keluar dari kali menuju persawahan, tetapi pelaku mengejarnya dari belakang. Setelah tiba di tempat yang rata pelaku memukul kaki korban menggunakan kayu hingga  terjatuh,selanjutnya pelaku memukul bagian kepala korban secara berulang ulang sehingga mengakibatkan korban meregang nyawa.

Baca Juga :   Daftar di Partai Nasdem, Hery Nabit, Pembangunan SDM Itu Penting

Melihat korban sudah tidak bergerak, pelaku kembali menuju kali untuk membersihkan parang dan kayu yang di gunakan untuk menghabisi korban, setelah itu pelaku menuju rumahnya. Karena merasa tidak aman pelaku keluar rumah lalu berjalan menuju kali, menyusuri kali tersebut untuk selanjutnya menuju jalan raya.

Sesampai di jalan raya pelaku menahan kendaraan dumptruck menuju Cancar, dan tiba di perempatan Cancar pelaku  mengganti kendaraan menggunakan bemo (mikrolet) menuju Polres Manggarai untuk menyerahkan diri.

Di pos penjagaan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT) pelaku menyampaikan kepada petugas piket SPKT bahwa dirinya telah membunuh seorang ibu di Lagur. Pelaku melaporkan diri di SPKT Polres Manggarai pukul.15.25. Demi keamanan pelaku di amankan di ruang tahanan polres Manggarai. Pukul 15.49 piket SPKT dan unit identifikasi menuju TKP dan melaksanakan olah TKP. Korban kemudian di bawa ke Rumah Sakit St. Cancar untuk kepentingan  Visum et Repertum (VER).

Setelah di lakukan visum korban di bawa ke rumah duka dengan kawalan aparat. Di rumah duka aparat menyampaikan bahwa pelaku sudah menyerahkan diri dan di amankan di Polres Manggarai. Untuk itu pihak kepolisian menghimbau kepada keluarga dan masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri tetapi mempercayai pihak kepolisian dalam penanganan kasus ini. [Silve]

Komentar

News Feed