Gubernur VBL Meninjau Lokasi Bencana Banjir di Kabupaten Kupang

Kupang, SwaraNTT.Net – Gubernur NTT Viktor Laiskodat meninjau lokasi bencana banjir di Kabupaten Kupang yaitu di Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur, Desa Pariti Kecamatan Sulamu dan Desa Naitae Kecamatan Fatuleu Barat, Rabu (04/12/2022). Peninjauan ini dilakukan guna melihat secara langsung dampak, kondisi lingkungan serta kondisi para korban banjir juga dampak kerusakan yang ditimbulkan karena bencana banjir.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan di lokasi diantaranya adalah Pertemuan bersama masyarakat korban banjir Desa Nunkurus, meninjau jembatan nefopal yang putus, berdialog bersama masyarakat Desa Pariti, serta mengunjungi para korban banjir di Desa Naitae serta meninjau lokasi luapan air sungai siumate akibat tersumbatnya gorong-gorong jembatan.

Gubernur VBL datang bersama istrinya Ny. Julie Sutrisno Laiskodat, Bupati Kupang Korinus Masneno bersama Wakil Bupati Jerry Manafe, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT Ambrosius Kodo, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT Yosef Rasi, Kepala Dinas PUPR NTT Maxi Nenabu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Lecky F. Koli, Kepala BPAD Provinsi NTT Alex Lumba, dan juga Kepala Biro Administrasi Pimpinan Provinsi NTT Prisila Parera serta Kapolres Kupang FX Irwan Arianto.

Gubernur VBL dalam arahannya mengatakan pentingnya pengendalian yang dilakukan bersama terkait dengan bencana banjir.

“Bencana banjir ini merupakan tantangan bagi kita. Dan saya harapkan dengan kerja bersama maka dapat kita lakukan penanggulangan bencana yang baik. Nanti kita akan bersama membantu melakukan relokasi tempat tinggal dari para korban terdampak dan saya tegaskan untuk jaga alam kita ini,” ujar Gubernur.

“Terkait dengan pengendalian terhadap curah hujan yang menyebabkan banjir maka ke depannya Pemerintah Provinsi dan Kabupaten bersama Pemerintah Pusat akan melakukan perencanaan pembangunan bendungan di sungai-sungai di bagian Utara Pulau Timor ini sehingga aliran sungai dapat dibendung bersama juga dengan mengantisipasi luapan air pada saat musim hujan sehingga tidak menyebabkan banjir,” ungkap Gubernur.

Gubernur Viktor juga turut mengapresiasi kinerja semua pihak yang telah membantu mengevakuasi masyarakat, hingga pembangunan posko bencana serta perbaikan jembatan secara darurat untuk dapat dilalui kendaraan sepeda motor.