Gunung Api Marapi Erupsi, Masyarakat Diminta Waspada dan Tidak Beraktifitas Dalam Radius 3 Km

Saat kondisi terjadinya erupsi akan banyak beredar informasi dari banyak pihak dengan kepentingannya masing-masing. Untuk itu Wafid juga meminta seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat dengan menyampaikan informasi dari sumber resmi yang terpercaya.

“Jangan percaya berita bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya”, tegas Wafid.

Masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi Gunung Marapi melalui website Badan Geologi Badan Geologi https://geologi.esdm.go.id, website PVMBG https://vsi.esdm.go.id, website Magma Indonesia https://magma.esdm.go.id, aplikasi Magma Indonesia yang dapat diunduh di Google Playstore, atau melalui media sosial Badan Geologi (facebook, twitter, dan instagram).

Sebagai informasi, Gunung Api Marapi terletak di Sumatera Barat, secara administratif berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar. Gunung ini memiliki sejarah panjang erupsi, dengan lebih dari 500 kali letusan tercatat sejak tahun 1770. Pada Desember 2024, status aktivitas Gunung Marapi diturunkan menjadi Waspada setelah sebelumnya sempat Siaga.