Hadiri Ravalnas, Menteri Rini Dorong BMKG Dukung Asta Cita

“Tantangan lainnya adalah peningkatan kompetensi SDM, dan manajemen bencana yang membutuhkan keterlibatan aktif dari masyarakat. BMKG dituntut untuk memiliki komunikasi publik yang efektif dalam penyampaian informasi cuaca, iklim, dan potensi bencana,” ucapnya.

Lebih lanjut Menteri Rini berharap Rapat Evaluasi Nasional ini menjadi momentum BMKG untuk meningkatkan kinerja dalam rangka mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Beberapa hal penting yang dapat menjadi arah strategis perencanaan BMKG seperti peningkatan akurasi dan kecepatan informasi, seperti akurasi prediksi cuaca, iklim, dan peringatan dini/early warning system. Kemudian melakukan peningkatan kapasitas prediksi jangka panjang iklim (climate projection) untuk membantu adaptasi sektor strategis seperti pertanian, energi dan pariwisata.

Pada kesempatan yang sama Plt. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan rasa terimakasih untuk Kementerian PANRB dalam sektor penataan kelembagaan di lingkup BMKG, sehingga mewujudkan organisasi yang lincah dan efisien, Menurutnya BMKG mendukung program prioritas Asta Cita, seperti pada poin kedua dimana pihaknya mendukung swasembada pangan melalui pemantauan iklim dan cuaca.

“BMKG mendukung Asta Cita, seperti swasembada pangan, energi. Dimana melalui kemandirian pangan, kita bisa bertahan dengan fenomena perubahan iklim ektrem yang kini telah terjadi,” katanya.

Dukungan BMKG terhadap Asta Cita juga dilakukan terutama dalam poin kedelapan, yakni penyelarasan kehidupan yang harmonis antara manusia, lingkungan, dan budaya, yang dilakukan dengan pembangunan sistem deteksi kebencanaan. Lebih lanjut disampaikan pihaknya melakukan transformasi menuju Indonesia Emas 2045, seperti perubahan mindset, spirit, value, SDM, teknologi dan organisasi BMKG yang telah berjalan sejak 2020. Pelaksanaan tersebut perlu dilakukan guna mensukseskan Asta Cita menuju Indonesia emas.

News Feed