Hal senada juga disampaikan Ketua IKB Flobamora Bali, Yusdi Diaz. Dia menambahkan warga NTT yang membutuhkan bantuan dan terkena dampak Covid-19 untuk segera melapor dan mendaftar melalui unit masing-masing.
“Kalau dia lapor tentu kita tahu. Kalau dia tidak lapor bagaimana kita tahu, atau kalau saja dia (yang terdampak) ngomong ke keluarga atau kerabatnya coba untuk datang ke kita. Kalau untuk sebatas makan yah silahkan datang, ke sekertariat Flobamora,” ujarnya.
Terkait dengan pembagian sembako, lanjut Yusdi, pihaknya akan melakukan croschek, apakah tepat sasaran atau tidak, dan mengantisipasi terjadinya pendobelan.
“Jangan sampai ada yang dobel dapatnya. Karena dalam kondisi ini kan tentu kita pikirkan juga yang lain,” ucap Dia.
Data yang dimiliki Flobamora sejauh ini terdapat sebanyak 11.126 warga yang terdaftar.
Sementara data yang masuk melalui 16 unit kabupaten atau kota NTT di Bali sudah mencapai sebanyak 3.904.
“3.904 orang ini yang menyatakan butuh bantuan. Secara bertahap kita coba berikan. Dan data ini nantinya yang harus kita kasih ke pemerintah. Karena kemampuan kita yang di paguyuban ini tentunya terbatas,” tutup Yusdi.
Laporan : Gregorius Setiawan
![]()

Komentar