Jejak Politik Hery Nabit di Pilkada Manggarai

Manggarai, SwaraNTT.net – Antusiasme pendukung calon bupati petahana Manggarai Herybertus Nabit yang berpasangan dengan Fabianus Abu (Hery-Fabi) dalam setiap moment kampanye meyakini ‘Menang Telak’ di Pilkada 2024.

Bagaimana tidak di setiap titik kampanye saja paket nomor urut nomor 2 dengan sandi 86 ini menjadi pujaan banyak kalangan.

Besarnya dukungan yang mengalir dari koalisi partai serta pendukung militan Hery-Heri di Pilkada 2020, membuat kubu petahana mendominasi kekuatan politik dalam kontestasi Pilkada 2024 ini. Selain dukungan partai, faktor ketokohan yang direpresentasikan oleh pasangan calon ini tentunya juga masih sangat memengaruhi pilihan publik.

Catatan redaksi Swara Net, politisi muda Partai besutan Megawati Soekarnoputri (PDI-Perjuangan) menjadi sandaran hati Hery Nabit terjun ke dunia Politik.

Pria kelahiran 2 Desember 1976, sejak tahun 2010 telah berkiprah dalam kancah perpolitikan Manggarai sebagai Calon bupati jalur independen yang berpasangan dengan Yustina Ndung, diusianya 34 tahun.

Walaupun tak beruntung saat maju bersama Yustina Ndung, sebagai anak muda dengan jabatan terakhir Kasubag Penyusunan Program, Evaluasi dan Pelaporan Badan Lingkungan Hidup Daerah Manggarai pada tahun 2015, Hery Nabit kembali maju gandeng Adolfus Gabur (Hery-Adolf).

Aliran darah politik yang diwarisi om kandungnya dr. Ben Mboi yang pernah menjabat sebagai Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 1978-1988, terus mengalir dalam jiwa politik Hery Nabit, dan memilih mundur dari ASN lawan petahana paket Deno Kamelus-Viktor Madur (Deno-Madur) Pilkada 2015.

Head to Head di Pilkada 2015, paket Hery-Adolf diusung PDI-Perjuangan (5 kursi), Nasdem (4 kursi) dan Hanura (3 kursi). Koalisi ini menguasai 12 kursi di DPRD Manggarai atau 34,29% kekuatan poltik di DPRD Manggarai.

Sedangkan paket Deno-Madur diusung oleh Gerindra (5 kursi), Demokrat (4 kursi), PAN (4 kursi), PKPI (2 kursi), PKS (1 kursi) dan PBB (1 kursi). Koalisi ini menguasai 17 kursi di DPRD Manggarai atau 48,57%, hampir separuh dari kekuatan politik di DPRD Manggarai.

Perolehan suara pada Pilkada 2015, paket Hery-Adolf, dilansir data KPUD Manggarai, mendapatkan sokongan suara 71.820, dengan sebaran: Kecamatan Cibal 3.587 suara, Cibal Barat 2.120 suara, Langke Rembong 15.987 suara, Lelak 3.623 suara, Rahong Utara 4.210 suara, Reok 4.232 suara, Reok Barat 3.028 suara, Ruteng 9.401 suara, Satar Mese 9.401 suara, Satar Mese Barat 10.997 dan Wae Ri’I 5.269 suara.