Manggarai, SwaraNTT.Net – Sebanyak 60 usulan prioritas disampaikan dari 10 Desa pada saat pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai.
Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Rembuk Stunting tahun anggaran 2024, ini dihadiri, Kadis PUPR Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput, Sekretaris Dinas Pertanian, Quintus Nang, Camat Reok Barat Tarsisius Ridus Asong, Kabid P2P Dinkes Gabriel Amir, Kabid Pengembangan dan Sistem Jaringan, Konstantinus Hati, Sekretaris Camat Yos Sudarso, Kapolpos Reok Barat, AIPTU. Sidik, Babinsa Reok Barat Reok Barat, Serda. Saifuddin, Kapus Wae Kajong Bonefasius Ceisman, para Kepala Desa se- Kecamatan Reok Barat, Para Kepala Sekolah SD-SMP serta perwakilan Perangkat Daerah.
Dalam RKPD tahun anggaran 2024 dengan mengusung tema “Pembangunan Infrastruktur yang Adil dan Merata” tersebut dibuka langsung oleh Kadis PUPR Manggarai, Lambertus Paput yang berlangsung di Aula Kantor kecamatan Reok Barat, pada Selasa, (27/02/2023) pagi.
Dalam sambutan Bupati Manggarai Herybertus Nabit, yang dibacakan Kadis PUPR Lambertus Paput, menjelaskan pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan bertujuan untuk penajaman, penyelesarasan, klasifikasi dan kesepakatan usulan rencana pembangunan Desa/Kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah hasilnya dijadikan sebagai bahan masukan dalam penyusunan RKPD Kabupaten tahun anggaran 2024.
Forum Musrenbang kecamatan kali ini, sebut Kadis Lambertus Paput, agar memberikan ruang dan kesempatan bagi PPK, kaum perempuan, dasa wisma, kelompok wanita tani, kaum difabel dan kaum pemuda petani milenial bahkan anak melalui keterwakilan kaumnya untuk menyuarakan aspirasi sehingga Not One Left Bhind (Jangan ada yang tertinggal).
“Keberhasilan suatu program pembangunan haruslah diawali dengan perencanaan yang terarah, cermat dan terukur berdasarkan data yang terakhir,” jelas Kadis PUPR Kabupaten Manggarai, Lambertus Paput.
![]()
