Sementara itu, ketua panitia pembangunan rumah Gendang Pau Robertus Mangkung menyampaikan jika rencana pembangunan terhadap rumah gendang Pau telah dibahas sejak lama tanpa ada tindakan nyata.
Namun kata dia, pada tahun 2025 rencana pembangunan rumah tersebut telah di lakukan. Sehingga lanjut dia, hari ini telah membuktikannya dengan acara peletakan batu pertama.
Menurutnya, rumah gendang merupakan warisan luhur, juga sebagai tempat bermusyawarah dan menyelesaikan persoalan dalam kehidupan bersama.
“Rumah gendang itu sangat di perlukan dan keberadaannya sangatlah penting meskipun pembangunannya tidaklah muda yakni diperlukan sumber daya, tenaga, pikiran dan pengorbanan apalagi biaya yang tidak sedikit,” katanya.
Kendati ia menyebutkan, bantuan dari Pemkab Manggarai melalui Dinas Pariwisata sangatlah meringankan beban dari keluarga besar gendang Pau.
“Bantuan ini merupakan bantuan yang membangun kami dari tidur nyenyak , yang selama ini setengah-setengah memikirkan untuk pembangunan ini,” bebernya.
Karena itu, ia mengucapkan terima kasih banyak kepada bupati Manggarai yang telah membangunkan mereka dari tidurnya.
Kedua, Robertus juga menyampaikan terima kasih karena telah memilih lokasi gendang Pau untuk di jadikan lokasi atau tempat peluncuran terhadap gendang- gendang seluruh yang ada di Manggarai
“Awalnya kami punya ini sejak tahun 70-an, sampai sekarang baru di bangunnya rumah gendang ini, luar biasa. Terima kasih pak bupati,” pungkasnya.
Kepada masyarakat gendang Pau, Ia mengajak agar tetap bersatu dan bergotong royong sampai rumah tersebut terus berdiri kokoh.
![]()
