Peringati HTBS, Para ASN di Manggarai Lakukan Pemeriksaan Gratis

Situasi TBC di Kabupaten Manggarai

Dinas Kesehatan mencatat terdapat 635 kasus Tuberkulosis di Kabupaten Manggarai, di mana 35 kasus di antaranya merupakan kasus resistensi obat. Kecamatan Langke Rembong, Ruteng, dan Satar Mese menjadi wilayah dengan kasus tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Tahun 2024, sebanyak 30 orang meninggal dunia akibat TBC, dan terdapat 2.669 pasien yang terdeteksi sebagai “suspect” TBC.

Gabriel Amir menekankan pentingnya pendampingan minum obat (PMO) secara teratur bagi pasien TBC agar pengobatan berjalan efektif.

“Angka kasus yang tinggi dan resistensi terhadap obat menjadi tantangan besar, sehingga diperlukan komitmen bersama dalam memberantas penyakit ini,” tambahnya.

Manfaat Bagi ASN dan Masyarakat

Teobaldus Wal, salah satu ASN yang bekerja di Sekretariat Daerah, mengapresiasi program ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena membantu mendeteksi penyakit, termasuk TBC. Saya juga memeriksa kadar kolesterol, gula darah, dan tekanan darah,” ujarnya.

Program PKG dan CKG ini diharapkan dapat mempercepat deteksi dini dan pengobatan penyakit, sehingga angka kasus TBC di Kabupaten Manggarai dapat ditekan secara signifikan. Pemerintah Kabupaten Manggarai menegaskan komitmen untuk terus mendukung upaya nasional dalam mengakhiri Tuberkulosis di Indonesia.