Leni Jolan (30), penerima sembako asal Kelurahan Sata Tacik, kecamatan Langke Rembong, mengaku bangga atas kepedulian Bank NTT terhadap persoalan stunting.
Saat ini jelas Leni, putranya telah berumur 10 bulan, sedang mengalami permasalahan stunting, “terimakasih kepada Bank NTT, karena telah berupaya membantu anak kami memberikan gizi”.
“Saya harus menyampaikan sangat berterima kasih kepada Bank NTT, karena telah peduli dengan masalah stunting, lebih khusus untuk keluarga saya saat ini,” ucap Leni.
Sementara Camat Langke Rembong, Yohanes Emiliano Ndahur, mengapresiasi langkah pihak Bank NTT, karena telah bersinergi bersama pemerintah untuk memerangi masalah stunting.
Sasaran pemberian makanan tambahan untuk anak-anak stunting sebut Camat Emiliano berjumlah 61 orang, yang tersebar di dua wilayah kerja Puskesmas La’o dan Puskesmas Kota.
“Ada 61 balita stunting yang mendapatkan bantuan sembako di wilayah kecamatan Langke Rembong, yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas La’o dan Puskesmas Kota,” sebut camat Emiliano.
Usaha bersama untuk menekan persoalan stunting di wilayah kecamatan Langke Rembong, sebut camat Emiliano, trennya terus menurunkan dari total 181 penderita stunting pengukuran Februari.
Langkah pemerintah untuk mencegah masalah stunting, ucap Camat Emiliano, untuk menjaga generasi anak Manggarai yang akan datang.
![]()
