Prabowo Jadikan Geothermal Sumber Energi Masa Depan Indonesia

Di sisi lain, Wakil Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI Eddy Soeparno mengatakan, kemandirian energi sangat krusial, mengingat potensi krisis energi global yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, pemerintah harus menjalankan inovasi dan terobosan mewujudkan kemandirian energi.

Upaya untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% dari presiden terpilih Prabowo Subianto membutuhkan suplai energi yang besar. Di sisi lain kita tidak bisa terus bergantung pada energi fosil karena dampak lingkungan dan sifatnya yang tidak terbarukan.

“Karena itu kami meyakini visi besar Pak Prabowo tentang kemandirian energi akan dilakukan melalui akselerasi transisi energi menuju energi terbarukan. Ini bukan hanya soal pertumbuhan ekonomi, ini adalah visi tentang mewujudkan Indonesia Emas di 2045 nanti,” tutur Eddy

Eddy menjelaskan Indonesia memiliki sumber daya yang berlimpah di dalam negeri untuk energi baru dan terbarukan. Pemerintah telah mengesahkan Rancangan Peraturan Pemerintah terkait Kebijakan Energi Nasional (RPP KEN) di mana salah satu isinya terkait peningkatan pemanfaatan biomassa atau bahan bakar nabati (BBN). Hal tersebut bertujuan untuk mengembangkan sumber-sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

“Hal ini juga sejalan dengan visi kemandirian ekonomi Pak Prabowo mewujudkan Indonesia sebagai Raja Ekonomi Hijau dunia dengan memanfaatkan biodiesel dan biomassa dari bahan baku di Indonesia,” kata Eddy.