“Kurang dari sebulan setelah dilantik, Prabowo memulai lawatan diplomatik kilat – mengunjungi China dan AS pada pekan yang sama, dan menghadiri pertemuan puncak multilateral besar seperti APEC – yang dengan cepat menandakan keinginannya untuk menempatkan Indonesia di jantung diplomasi internasional,” demikian tulis media Singapura itu.
The Straits Times kemudian meyakini Presiden Prabowo bakal mendukung kepemimpinan Malaysia dan PM Anwar di ASEAN pada 2025, terutama untuk menerapkan beberapa program kerja sama ekonomi prioritas, yang mencakup investasi lintas batas, konektivitas rantai pasok, pembangunan berkelanjutan, dan pembangunan yang berorientasi kepada pertumbuhan ekonomi.
Dalam catatan yang sama, The Straits Times lanjut menilai Presiden Prabowo tak ragu untuk menempuh pendekatan luar negeri yang berbeda dari pendahulunya, termasuk di antaranya memperkuat hubungan dan meningkatkan kerja sama antara Indonesia dengan Rusia dan China.
Ulasan dalam kutip Swara Net, The Straits Times menyorot kepemimpinan regional yang disebutkan mungkin akan ditantang oleh “presiden kebijakan luar negeri pertama” Indonesia, Prabowo Subianto, yang memenangkan mandat kuat pada tahun 2024 ketika ia memperoleh 58 persen suara dalam kontes presiden tiga arah.
![]()
