“jadi hati-hati dalam bergaul, luangkan untuk hal-hal yang berguna, seperti kegiatan ekstra di sekolah, atau kegiatan-kegiatan lain yang berguna, narkoba itu merusak kehidupan, merusak masa depan, merusak keluarga, dan ingat narkoba juga salah satu media penyebaran virus HIV/AIDS dari penderita ke yang lain, melalui jarum suntik narkoba yang sudah di pakai oleh yang sudah positif” ujarnya.
Lebih lanjut dr. Ingrid menjelaskan virus HIV/AIDS merupakan virus yang menyerang kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi rentan akan berbagai penyakit. Apabila terlambat ditangani akan mengakibatkan kematian. Penyebaran virus HIV/AIDS menurut dr. Ingrid tidak melalui kontak soasial melainkan melalui hubungan seks dengan penderita, transmisi air susu ibu ke anak menyusui dan penggunaan jarum suntik.
“penyebarannya tidak melalui kontak sosial, tetapi melalui seks yang tidak aman, jarum suntik narkoba yang sudah terkontaminasi dengan virus HIV/AIDS, atau melalui transmisi air susu ibu ke anak yang menyusui” katanya.
Sehingga Dia berharap kepada seluruh orang tua agar selalu melakukan kontrol terhadap pola pergaulan anak. Sehingga anak tidak terjebak dengan pergaulan bebas.
Sementara itu Direktur Radio Lumen 2003 Pater Daniel Fallo, SVD kepada media ini menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan untuk memberi pengetahuan sedini mungkin kepada para siswa agar memahami bahaya Narkoba dan HIV/AIDS.
“kegiatan ini bertujuan agar sedini mungkin anak-anak kita sudah tau tentang bahaya narkoba dan HIV/AIDS, sehingga mereka bisa mawas diri dalam bergaul, dan tidak terjebak dalam pergaulan yang bebas” kata pater Daniel.
Lebih lanjut Imam SVD ini menjelaskan, anak-anak bisa terjebak dalam pergaulan bebas, apabila pola asuh orang tua salah. Sehingga Dia berharap masing-masing orang tua wajib melakukan kontrol terhadap pergaulan anak termasuk pola asuh yang benar.
“tergantung pola asuh terhadap anak, kalau baik yang pasti hasilnya juga baik, begitu juga sebaliknya, sehingga yang diharapkan adalah orang tua, harus selalu melakukan kontrol terhadap pergaulan anaknya” tutup Pater Daniel.
![]()
