Wamen Diana juga mendorong para anggota IWAPI agar terus mengikuti perkembangan teknologi digital. Sebab, saat ini bidang konstruksi juga terus menggunakan teknologi digital melalui Building Information Modeling (BIM), dan juga melakukan proses pengadaan dan lelang melalui E-Procurement dan E-Katalog.
“Saya rasa perempuan juga harus bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Terkait bidang usaha IWAPI yang berkaitan dengan konstruksi dan lain-lain, mungkin bisa diajukan melalui E-Procurement, untuk mengikuti lelang dengan sistem digital. Dan bisa juga melalui E-Katalog untuk mempermudah pengadaan. Kami juga perlu dukungan UMKM dan retail untuk rest area jalan tol, dan juga bangunan-bangunan publik. Mungkin ke depan bisa bersinergi dengan IWAPI,” ujar Wamen Diana.
Ketua Umum DPP IWAPI Nita Yudi berterimakasih kepada Kementerian PU yang telah menjalin kemitraan baik dengan IWAPI. IWAPI juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program-program Kementerian PU dan selalu terbuka untuk kolaborasi.
“Dalam rangka 50 tahun IWAPI, kami akan mengadakan serangkaian acara termasuk seminar-seminar. Mungkin salah satunya terkait SIMBG dan prosedur pengurusan perizinan. Kami juga selalu terbuka untuk kerja sama dan berharap akan ada MOU antara Kementerian PU dan IWAPI, sehingga kemitraan kedua belah pihak dapat terjalin dengan baik,” tandas Nita.
![]()
