Menurut Kepsek Ardi, memasuki era digital seperti saat ini aktivitas literasi, tidak mesti harus selalu memikul tas berisikan buku-buku bacaan, rak-rak besar yang dipenuhi buku-buku, tetapi cukup mengakses perpustakaan digital dimana saja.
“Dengan perpustakaan digital ini para murid dan juga para guru, tidak perlu antre di perpustakaan, juga tidak perlu membawa buku fisik kemana – mana”, katanya.
Lebih lanjut Kepsek Ardi menjelaskan selain untuk memudahkan pelayanan perpustakaan digital diluncurkan, juga bertujuan agar semua bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi.
Untuk saat ini SMPN 1 Langke Rembong memiliki 365 judul buku, semantara jumlah bukunya sekitar 1000 lebih eksemplar.
“untuk sementara jumlah buku yang ada 365 judul, sementara jumlah bukunya itu sekitar seribuan lebih, jadi buku-buku yang ada di perpustakaan itu lebih banyak buku-buku referensi, buku-buku literasi, yang bisa dijadikan sumber belajar untuk anak-anak” ungkapnya.
Perpustakaan digital (Inggris: digital library atau electronic library atau virtual library) adalah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku sebagian besar dalam bentuk format digital dan yang bisa diakses dengan komputer.
Jenis perpustakaan ini berbeda dengan jenis perpustakaan konvensional yang berupa kumpulan buku tercetak, film mikro (microform dan microfiche), ataupun kumpulan kaset audio, video, dll. Isi dari perpustakaan digital berada dalam suatu komputer server yang bisa ditempatkan secara lokal, maupun di lokasi yang jauh, namun dapat diakses dengan cepat dan mudah lewat jaringan komputer.
![]()
