Upacara HUT RI ke-80 di Cibal, Camat Fransiskus Bawakan Amanat Bupati

Pertama: bidang Sosial berkaitan dengan penanganan persampahan dan penerangan jalan umum; pengendalian pergaulan bebas remaja; peningkatan kemampuan numerasi melalui metode GASING: dan deteksi dini pencegahan dan pengobatan TBC.

Kedua: Bidang ekonomi berkaitan dengan penataan pasar inpres Ruteng dan pasar Puni; penataan parkir dalam kota; pengembangan kawasan pertumbuhan ekonomi Wae Naong; pemberdayaan Kelompok Wanita Tani untuk MBG; dan optimalisasi pemanfaatn aset daerah.

Ketiga: Bidang Tata Kelola Pemerintahan berkaitan dengan penataan birokrasi dan pelayanan publik; dan Launching Gerakan Inovasi Daerah untuk Efisiensi dan Akselerasi Layanan Publik.

“Penetapan Quick Wins bertujuan, untuk melihat sampai sejauh mana komitmen kita dalam pemenuhan target-target pembangunan yang akan dilaksanakan di waktu-waktu yang akan datang, dengan capaian yang cukup baik, walaupun ada beberapa yang belum mencapai target, karena membutuhkan waktu, koordinasi dengan dengan berbagai pihak dan dukungan anggaran yang memadai,” ungkapnya.

Di sisi lain ia menjelaskan, Grand design pembangunan dalam rangka Manggarai Maju juga sudah tertuang dalam RPJMD Kabupaten Manggarai 2025-2045 dengan arah pembangunan dititikberatkan pada pembangunan infrastruktur strategis dalam rangka perluasan cakupan pertumbuhan baru, pembangunan pertanian dan perkebunan berskala kawasan, pembangunan pariwisata baik yang berbasis budaya, alam dan pesona bahari, pembangunan bidang pendidikan, pembangunan bidang kesehatan, pemnbentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan pembangunan strategis lainnya.

Selain itu tambah dia, kita juga sudah menyusun RPJMD 2025-2029 dengan visi Manggarai yang Sejahtera, Bersih, Berkelanjutan dan Berdaya Saing” dan dijabarkan dalam 5 (lima) misi yaitu:

Misi Pertama: Meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau. Misi kedua: Membangun perekonomian yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Tahun ini merupakan RKT Pertama dari RPJMD 2025-2029 itu melaksanakan dan mewujudkan beberapa program prioritas yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Manggarai yang sejalan dengan program nasional melalui ASTA CITA antara lain pada Bidang Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Sosial Budaya.

“Kita semua mengingatkan bahwa untuk bersatu berdaulat dalam mewujudkan persatuan yang kokoh, perlu dibutuhkan pola komunikası yang dilandasi etika dan sopan santun, Untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, perlu kerja cerdas dan kerja kolaboratif,” tandasnya.

Oleh karena itu ia mengajak terutama jajaran ASN untuk bekerja dengan hati yang tulus tidak untuk mendapat pujian. Tetapi mari fokus pada tujuan yang dicita-citakan bersama untuk melayani Masyarakat Manggarai .

“Segala capaian yang disampaikan di atas, kisah-kisah perjuangan, dan kisah-kisah sukses nan indah, itulah cerita kita semua. Tetapi kita juga tetap harus bercerita tentang berbagai kesulitan yang tidak atau belum teratasi, kita harus bercerita tentang kegagalan dalam melayani dan memenenuhi harapan masyarakat sebagai cambuk penyemangat bagi kita semua.

Kendati dia bilang, agar tidak boleh berpuas diri dengan capaian yang positif. Jadikan keterbatasan sebagai tantangan, bukan alasan; dan Mari jadikan batu sandungan sebagai batu asah semangat.

“Mari tetap bergandengan tangan menggali fondasi dan menyusun batu-batu penjuru bagi masyarakat “Manggarai yang Sejahtera, Bersih, Berkelanjutan dan Berdaya Saing. Dengan demikian, masyarakat Manggarai akan bisa Maju Lebih Cepat untuk Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” tutupnya.