Ia menegaskan bahwa cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang masih tinggi berpotensi memicu terjadinya longsor susulan, terutama di titik-titik rawan.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan,” tegas Wabup Fabi Abu.
Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui dinas teknis terkait juga telah melakukan koordinasi untuk penanganan darurat.
Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pembersihan material longsor, pengamanan area rawan, serta pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan.
Selain itu, Wakil Bupati Manggarai mengajak masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi longsor untuk proaktif melaporkan apabila terjadi pergerakan tanah atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah cepat apabila kondisi memburuk.
Dengan adanya peninjauan langsung ini, diharapkan kewaspadaan masyarakat semakin meningkat, terutama saat beraktivitas dan melintas di ruas Jalan Ruteng–Reo yang merupakan jalur vital penghubung antarwilayah di Kabupaten Manggarai.***
