Kendati tegas dia, dengan mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” pengukuhan tahun ini juga memberikan pesan bahwa pengibaran bendera pusaka bukan hanya acara simbolik, tetapi sebuah refleksi tanggung jawab menjaga persatuan, kedaulatan, dan martabat bangsa.
Sementara salah seorang anggota Paskibraka, Enjelina Merici Putri Widemor, siswi SMAK Setia Bakti Ruteng, mengungkapkan rasa bangga atas kesempatan yang diberikannya itu.
“Ini adalah kehormatan sekaligus mimpi yang terwujud. Kami akan berusaha sebaik mungkin melaksanakan tugas ini dengan disiplin dan penuh tanggung jawab demi nama baik Manggarai,” ujarnya.
![]()
Diketahui, 15 anggota Paskibraka ini merupakan pelajar kelas XI berusia 16–18 tahun yang terpilih melalui seleksi ketat mulai dari tingkat sekolah hingga kabupaten.
Seleksi mencakup tes kesehatan, postur tubuh, keterampilan baris-berbaris, wawasan kebangsaan, hingga kedisiplinan.
Setelah terpilih, mereka menjalani pelatihan intensif oleh tim pelatih gabungan dari unsur TNI, Polri, serta Dinas Pemuda dan Olahraga Manggarai.
Selama ini mereka telah menjalankan latihan setiap hari menjelang peringatan 17 Agustus untuk membentuk kesiapan fisik, mental, dan penguasaan teknis.
Pada momen pengukuhan tersebut ternyata disambut penuh haru oleh para orang tua yang hadir. Mereka menyaksikan putra-putrinya berdiri tegap mengenakan seragam putih Paskibraka yang akan siap mengemban tugas negara.
Dengan demikian, pasca dikukuhkannya 15 anggota Paskibraka ini, seluruh persiapan menjelang upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Manggarai dipastikan siap dilaksanakan.
![]()
![]()
![]()
![]()
