“Tidak terdapat pengambilalihan kewenangan maupun pelanggaran terhadap tata kelola yang berlaku,” tegas pihak paroki.
Partisipasi umat, termasuk keterlibatan kelompok Legio Maria dalam proses penghitungan dana, justru dimaksudkan untuk memperkuat transparansi dan meningkatkan kepercayaan umat terhadap pengelolaan keuangan gereja.
Klarifikasi atas peristiwa tersebut, menurut pihak paroki, telah disampaikan segera setelah kejadian melalui pemeriksaan internal yang cermat, termasuk penelaahan rekaman CCTV. Penjelasan itu disebut telah diterima dalam forum internal paroki.
Komitmen Dialog dan Persatuan Umat
Menyikapi dinamika yang berkembang, Paroki Katedral Ruteng menyatakan tetap terbuka untuk melakukan evaluasi dan penyempurnaan mekanisme administrasi agar semakin transparan dan akuntabel.
Pada saat yang sama, pihak paroki berharap agar dalam setiap pemberitaan, prinsip keberimbangan atau cover both sides senantiasa dikedepankan sehingga informasi yang diterima publik lebih utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Paroki juga mengajak seluruh umat untuk tetap tenang dan bijaksana dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, serta tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang dapat mengganggu kebersamaan.
“Kami membuka ruang dialog bagi siapa pun yang memiliki pertanyaan atau merasa dirugikan. Komunikasi yang terbuka dan konstruktif adalah jalan terbaik untuk memperkuat persatuan umat,” demikian pernyataan tersebut.
Sebagai bagian dari tanggung jawab moral, Paroki Katedral Ruteng menyampaikan keprihatinan atas dampak pemberitaan terhadap pihak-pihak yang disebutkan.
Berdasarkan evaluasi internal, mereka dinilai telah menjalankan tugas dalam semangat loyalitas dan kejujuran.
Menutup klarifikasinya, Paroki menegaskan bahwa Gereja adalah rumah bersama. Setiap persoalan hendaknya diselesaikan dalam semangat dialog, tanggung jawab, dan sinodalitas sebagai satu keluarga Umat Allah.
“Komitmen kami adalah menjaga integritas pelayanan serta memelihara kepercayaan umat, dalam terang kasih Kristus,” tutup pernyataan tersebut.
