Dalam arahannya, Bupati Hery Nabit, minta kepada seluruh masyarakat yang hadir, agar menyampaikan unek-uneknya, baik yang positif maupun yang negatif terkait rencana pembangunan Geotermal di Poco Leok.
“Perlu saya sampaikan, biar tidak ada salah paham, seolah-olah saya ini ada dari pihak PLN. Kalau saya ada di pihak PLN untuk apa saya datang kesini (Poco Leok),” jelas Bupati Hery Nabit, kepada masyarakat Poco Leok.
Terkait kehadirannya di Poco Leok, Bupati Hery Nabit, mengaku dirinya sangat penting hadir karena harus mendengarkan langsung keluhan dari warganya.
![]()
“Eme toe tombo langsung agu aku ite, terus tombo agu ceing kole gah? (kalau tidak mau bicara langsung dengan saya lalu harus disampaikan kepada siapa terkait keluhan ini),” ucap Bupati Hery Nabit, terkait aksi sejumlah kelompok yang tidak mau berdiskusi langsung dengannya di Aula Kapela Stasi Lungar.
Dijelaskan Bupati Hery Nabit, dirinya baru pertama kali datang menemui warga Poco Leok, terkait rencana pembangunan Geotermal di Desa Lungar.
Terkait penghadangan terhadap kunker Bupati Hery Nabit, sejumlah warga Desa Lungar mengaku, bahwa penghadangan tersebut bentuk respon masyarakat Poco Leok, terkait pembangunan Geotermal.
“Kami bukan tolak kedatangan pa Bupati Manggarai ke Desa Lungar. Kami hanya ingin pa Bupati dengar suara kami,” ujar sejumlah warga kepada media ini.
![]()
![]()
![]()
![]()
