MANGGARAI, SwaraNTT.net- Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, berharap seluruh pelaku usaha di Kabupaten Manggarai dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan pendataan ekonomi yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Partisipasi tersebut dinilai penting untuk menghasilkan data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Manggarai saat menerima audiensi Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai yang menangani urusan statistik di ruang kerja Bupati, Kamis (12/3/2026).
![]()
Menurut Bupati Hery Nabit ketersediaan data yang lengkap dan valid sangat diperlukan oleh pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, khususnya di bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai sangat mendukung setiap kegiatan pendataan yang dilakukan oleh BPS, karena hasilnya akan menjadi rujukan penting dalam melihat perkembangan sektor usaha serta potensi ekonomi masyarakat di daerah tersebut.
“Data yang akurat sangat penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Karena itu, kami berharap para pelaku usaha dapat berpartisipasi aktif dan memberikan informasi yang dibutuhkan dalam proses pendataan ini,” ujar Bupati Nabit.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Manggarai, Yosef Danu, menjelaskan bahwa kegiatan pendataan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi usaha masyarakat, baik yang berada di pusat kota maupun di wilayah desa.
Menurut Yosef, proses pendataan akan dilakukan dengan berbagai metode, termasuk pengumpulan informasi langsung dari pelaku usaha maupun melalui pendekatan jejaring masyarakat setempat.
Di beberapa lokasi usaha seperti kawasan pasar atau pusat aktivitas perdagangan, petugas juga dapat memperoleh informasi dari pelaku usaha yang saling mengenal sehingga dapat membantu mempercepat proses identifikasi unit usaha.
Ia menambahkan bahwa tahapan pengumpulan data akan dilaksanakan secara bertahap. Pada tahap awal, kegiatan pengumpulan informasi direncanakan berlangsung pada bulan Mei hingga Juni.
Selanjutnya, pendataan akan dilanjutkan dengan metode door to door pada periode Juni hingga Agustus agar seluruh unit usaha dapat terdata secara menyeluruh.
Yosef juga menjelaskan bahwa saat ini sistem pendataan telah menggunakan aplikasi yang lebih terintegrasi sehingga memungkinkan pengumpulan data yang lebih lengkap dan akurat.
Melalui aplikasi tersebut, petugas dapat mencatat berbagai variabel penting terkait kondisi usaha maupun karakteristik rumah tangga pelaku usaha.
Selain itu, beberapa aspek pendataan kini dilakukan lebih mendalam dibandingkan sebelumnya, termasuk kondisi tempat tinggal serta fasilitas rumah tangga.
![]()
![]()
![]()
![]()
