Bupati Hery Resmikan Air Minum Bersih, Hasil Kerja Sama Pemkab Manggarai Dengan YPII

Bupati Hery menjelaskan, dipilihnya universitas terbuka agar para guru PAUD bisa melakukan kuliah jarak jauh, sehingga tidak perlu meninggalkan kampung atau tempat mengajar “Berharap empat tahun lagi, kita akan memiliki 200 orang sarjana PG PAUD lulusan baru tapi sudah berpengalaman,”katanya.

“Syarat mendapatkan bea siswa ini sederhana saja, pertama  lulusan SMA atau sederajat, lalu kedua sedang mengajar di PAUD yang ada di kabupaten Manggarai. Mudah-mudahan kualitas PAUD kita akan lebih meningkat,”sambungnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Program plan internasional Indonesia, Nazla Marisa mengaku bangga akan perkembangan yang terjadi di beberapa desa di Manggarai terutama tempat yayasan plan internasional Indonesia berkarya.

Dikatakan, meski plan internasional Indonesia baru berjalan dua tahun dalam upaya meningkatkan kerja sama dengan pemerintah daerah terutama dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat, dirinya berharap agar setiap desa yang sudah terlayani dapat menikmati layanan air bersih “Terima kasih untuk kerja sama yang sudah terjalin terutama dengan pemerintah daerah, mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa bermanfaat bagi semua. Begitu juga dengan desa-desa yang ada di Manggarai bisa berkembang dengan baik menuju kesejahteraan yang diharapkan bersama ,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan dokumen berita acara serah terima fasilitas air minum bersih, penyerahan alat permainan edukatif untuk PAUD dan paket Kit BKB-HI untuk posyandu desa Ulu Belang oleh Bupati Manggarai dan direktur program plan internasional Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan ini, unsur forkopimca, pimpinan perangkat daerah,Direktur PDAM Tirta Komodo, para kepala bagian, tokoh masyarakat, tokoh adat, camat Satar Mese, masyarakat desa Ulu Belang dan sekitarnya.