Cegah KLB Diare, Dinas Kesehatan Manggarai Instruksikan Lima Langkah Waspada ke Puskesmas

Koordinasi Lintas Sektor- Puskesmas diimbau memperkuat komunikasi dengan jejaring rumah sakit rujukan, BPBD, Dinas Sosial, dan pemerintah desa untuk mempercepat penanganan jika KLB terjadi.

Selain tindakan medis, surat edaran ini juga menegaskan pentingnya pendekatan promotif dan preventif, seperti edukasi masyarakat mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS), kebiasaan cuci tangan pakai sabun, serta akses terhadap air bersih dan makanan higienis.

Kepala Dinas Kesehatan, Safrianus Haryanto Djehaut, menjelaskan bahwa langkah kewaspadaan dini ini sejalan dengan semangat gerakan “Peluk Sehat”, yang menjadi ruh pelayanan kesehatan di Kabupaten Manggarai.

“Kita tidak bisa menunggu. Kewaspadaan dini adalah kunci. Pelayanan kesehatan tidak boleh kalah cepat dari penyebaran penyakit,” tegas Safrianus.

Ia juga menekankan bahwa seluruh tenaga kesehatan harus menjadikan upaya ini sebagai panggilan pelayanan, bukan sekadar pelaksanaan prosedur rutin.

“Jangan biarkan diare menjadi pembunuh senyap. Ayo bergerak bersama, karena setiap tindakan kita bisa menyelamatkan nyawa,” ujarnya.

Dengan diterbitkannya surat edaran kewaspadaan dini ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai menegaskan komitmennya untuk terus sigap, terukur, dan responsif terhadap potensi ancaman kesehatan masyarakat.

Langkah ini menjadi wujud nyata upaya mewujudkan Manggarai yang sehat, kuat, dan tangguh, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mencegah penyebaran penyakit menular seperti diare.