Selain itu, ia menyebut Polsek Lembor juga mengamankan 10 tempat ibadah lainnya baik gereja maupun kapela yang melaksanakan ibadah Minggu Palma.
“Dalam pelaksanaan pengamanan, kami dibantu dari prajurit TNI serta instansi pemerintah daerah saat pelaksanaan tugas pengamanan di setiap lokasi rumah ibadah,” sebut Pak Vinsen sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, Kapolsek Lembor juga mengapresiasi seluruh masyarakat Lembor Raya yang telah menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.
![]()
“Terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama sehingga pelaksanaan Ibadah Minggu Palma menyambut Paskah di wilayah hukum Polsek Lembor berjalan kondusif dan penuh kesejukan,” ucapnya.
Sebagai tambahan informasi, Dalam tradisi agama Katholik, selalu menggelar upacara suci dalam perayaan Paskah, yakni Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, dan berakhir dengan Paskah yang merupakan peringatan kematian Yesus Kristus sang Juru Selamat ke surga.
Hari peringatan itu selalu jatuh pada hari Minggu sebelum Paskah. Perayaan ini merujuk kepada peristiwa yang dicatat pada empat Injil. Dalam perayaan ini dikenang peristiwa masuknya Yesus Kristus ke kota Yerusalem sambil menunggang keledai dan dielu-elukan oleh orang banyak.
Tetapi di sana pula Yesus Kristus disiksa, mati, dan bangkit dari kematian. Itulah sebabnya Minggu Palma disebut pembuka pekan suci, yang berfokus pada pekan terakhir Yesus Kristus di kota Yerusalem.
Penulis; Hery Salus
Sumber; Humas Polres Mabar
![]()
![]()
![]()
![]()
