Menurutnya program ini sangat bagus karena masyarakat tanpa modal tetapi bisa berjualan. Dalam hal ini, kerjasama yang dilakukan tidak dalam bentuk uang, tetapi berupa kios dan barang-barang kebutuhan sehari-hari untuk dijual.
“Dari segi pembiayaan BNI yang memfasilitasi, lalu kami (Coco Group-red) yang set up terhadap bisnisnya untuk bisa berjualan. Artinya tinggal duduk manis di rumah sudah ada yang mensetup semuanya. Tinggal telepon saya butuh berjualan lalu dibiayai oleh BNI melalui kredit KUR kita siapkan dagangannya,” bebernya.
Lebih lanjut kata Natyanta, saat ini kurang lebih sudah ada 18 Warung Mitra Coco Group tersebar di berbagai wilayah se-Bali. Namun untuk saat ini, yang paling banyak masih berada di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Untuk kedepan, pihaknya menargetkan hingga akhir tahun 2020 ada sebanyak 100 Mitra dan untuk selanjutnya dapat mencapai 1000 Mitra Coco Group.
Laporan: Wawan
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
