Pada kesempatan yang sama, Dirjen EBTKE Eniya Listiani Dewi memaparkan bahwa seluruh komponen proyek akan memenuhi standar keberlanjutan dan kelestarian lingkungan. Ia memastikan penggunaan energi terbarukan berbasis aliran air lokal yang melimpah, serta komitmen kuat untuk memaksimalkan kandungan lokal.
Bupati Supiori Heronimus Mansoben menyambut hangat perhatian pemerintah pusat. Ia berharap proyek ini tidak hanya menyelesaikan persoalan listrik desa, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, terutama di sektor perikanan dan pariwisata. Pemerintah daerah pun siap memfasilitasi agar pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan.
Tak hanya fokus pada pembangkit, Menteri Bahlil juga meminta percepatan penyambungan listrik rumah tangga yang sudah berjejaring namun belum teraliri arus. Ia meminta agar pendanaan untuk penyambungan tersebut segera dialokasikan melalui anggaran Kementerian ESDM.
Bagi Bahlil, peninjauan PLTM Wabudori ini diharapkan menjadikan Papua contoh provinsi pengembangan energi bersih dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang merata dan inklusif.
