Dukung Petani dan BUMDes, Bupati Hery Nabit Launching Beras Premium “Molas Manggarai”

Ia menjelaskan bahwa beras premium tersebut dihasilkan melalui pengolahan gabah menggunakan teknologi modern, sehingga menghasilkan beras yang bersih, berkualitas tinggi, dan memiliki nilai jual lebih.

“Produk ini adalah bukti bahwa teknologi desa mampu menghasilkan beras berkualitas yang siap bersaing di pasar modern,” ujarnya.

Di sisi lain, Koordinator Program TEKAD Kabupaten Manggarai, Largus Ogot, menjelaskan bahwa program TEKAD merupakan upaya pemberdayaan ekonomi desa yang telah berjalan sejak tahun 2021 dan kini menjangkau 77 desa di Kabupaten Manggarai.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra pembangunan.

“Program TEKAD hadir untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui penguatan kapasitas dan investasi berbasis potensi lokal,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan usaha BUMDes secara profesional agar mampu berkembang sebagai entitas bisnis yang berkelanjutan.

Usai launching, Bupati Manggarai meninjau langsung fasilitas pengolahan beras premium serta mencoba mesin produksi yang digunakan oleh BUMDes.

Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong industrialisasi berbasis pertanian di tingkat desa.

Kehadiran “Molas Manggarai” diharapkan tidak hanya menjadi produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Manggarai untuk terus berinovasi dan mandiri secara ekonomi.

Selain itu, produk ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat kemandirian ekonomi desa di Manggarai.***