‘’Bentuknya macam-macam. Bisa diberikan beasiswa, keringanan biaya kuliah atau sampai pada pembebasan. Termasuk bisa saja, kebutuhan mahasiswa yang terdampak itu, akan dipenuhi kampus, selama orang tuanya masih belum bisa memberikan kiriman,’’ tegasnya.
Bahkan untuk mendapatkan data yang lebih valid, Rektor sudah memerintahkan bagian kemahasiswaan, untuk berangkat ke NTT. Guna menginventarisir kemungkinan bantuan yang bisa diberikan.
‘’Yang jelas kami sangat prihatin. Dan berharap seluruh korban diberi kesabaran dan kekuatan. Sementara kami, sebagai anak bangsa, akan terus peduli. Untuk bisa meringankan beban penderitaan korban bencana tersebut,’’ tutup Dr. Nurcholis.
![]()
