Diketahui, salah satu kakak Nono saat ini tengah menempuh pendidikan di Tiongkok di bidang farmasi dan kedokteran. Hal ini semakin menegaskan bahwa keluarga Nono merupakan contoh nyata keluarga yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama.
Gubernur berharap, kisah keluarga ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus mendorong anak-anak meraih pendidikan dan prestasi terbaik.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, serta Kepala Dinas Perhubungan NTT, Frederik Christian Purwanto Koenunu.
![]()
Dalam momen yang sama, keluarga dan tokoh masyarakat setempat juga menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Gubernur Melki, terutama terkait kebutuhan air bersih yang hingga kini masih menjadi kendala. Mereka mengaku masih bergantung pada pasokan air tangki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, keluarga juga mengusulkan perbaikan akses jalan di daerah tempat tinggal Nono, juga bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pembangunan fasilitas keamanan seperti Polsek dan Koramil.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur mengarahkan perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi, untuk menindaklanjuti kebutuhan masyarakat, termasuk bantuan alsintan, pupuk, dan bibit.
Dalam suasana bincang santai, Nono yang ditemui usai kegiatan juga membagikan cita-citanya di masa depan. Nono, yang saat ini duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar, dengan penuh percaya diri, menyampaikan ingin menjadi seorang ahli nuklir.
Kisah Nono menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat tumbuh dari desa kecil, dan dengan kerja keras serta dukungan yang tepat, anak-anak NTT mampu menembus batas dan menginspirasi dunia.
![]()
![]()
![]()
![]()
