Kepala Rutan Ruteng di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya memanusiakan warga binaan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan di Rutan tidak hanya dilakukan di dalam tembok. Melalui kegiatan sosial seperti ini, WBP belajar berinteraksi positif dengan masyarakat, menumbuhkan empati, dan mempersiapkan diri agar lebih siap diterima kembali setelah bebas nanti,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan WBP dalam kegiatan sosial keagamaan juga menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual.
Menjelang Ramadhan, momen ini dinilai tepat untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun citra positif lembaga pemasyarakatan.
![]()
Pengurus Masjid Jihadul Ukhro menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi kepedulian jajaran Rutan Ruteng yang turut membantu menciptakan suasana masjid yang bersih dan asri menjelang bulan penuh berkah.
Selain memberikan manfaat langsung bagi jamaah, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi antara institusi pemasyarakatan dengan masyarakat sekitar.
Melalui karya dan bakti nyata, stigma negatif terhadap warga binaan perlahan diharapkan dapat terkikis.
Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Rutan Ruteng menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berdampak bagi warga binaan, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat luas.***
![]()
![]()
![]()
![]()
