“Saya berharap komunitas seperti ini tidak hanya ada di Langke Rembong, kalau bisa ada di tiap Desa. Mengembangkan kompetensi dasar itu tidak cukup kalau hanya andalkan di sekolah saja. Sehingga dibutuhkan komunitas Literasi untuk membantu pengembangan kemampuan dasar anak,” ujar Kadis Wens.
Dengan adanya gerakan Literasi itu, Kadis Wens berharap agar kegiatan Literasi bisa dikembangkan lagi di tiap Kecamatan dan Desa.
“Saya berharap Rapor pendidikan untuk SD dan SMP di tahun 2025 akan lebih baik lagi, sehingga saya berharap kepada Kader Literasi bisa bekerja keras lagi, jalankan perannya untuk merubah kualitas pendidikan di Kabupaten Manggarai.
![]()
Selanjutnya Bunda Literasi Kabupaten Manggarai Meldyanti Hagur Marcelina Nabit menjelaskan tentang Gerakan Keluarga Manggarai Membaca.
Istri orang nomor satu di Kabupaten Manggarai itu menyampaikan penting meendukung minat membaca anak di rumah.
“Pentingnya berpikir agar membiasakan anak-anak membaca di rumah untuk meransang kemampuan mereka ke hal yang lebih bermanfaat,” ungkap Meldyanti Nabit.
Dirinya juga menyebut, ke depan dirinya akan berkolaborasi dengan beberapa dinas terkait untuk menyiapkan wadah yang sederhana untuk dijadikan tempat belajar anak-anak di lingkungan masyarakat.
“Taman bermain dan membaca bagi anak-anak di tiap Kelurahan dan Desa sangat dibutuhkan ke depannya. Sehingga kita berharap ada dukungan dari beberapa Dinas dan kita perjuangkan untuk merealisasikan program tersebut,” sebut Meldyanti Nabit.
![]()
![]()
![]()
![]()
