“Ketika PLN membutuhkan tanah kita untuk buat jalan, apakah ada yang keberatan, protes dan menolak?,” tanya Tua gendang Rebak Thadeus Dapang, dihadapan seluruh warga.
Menjawab hal tersebut, seluruh warga gendang Rebak dengan tegas mengatakan ‘setuju’ ketika PT.PLN membutuhkan lahannya untuk kepentingan pembangunan PLTP di Poco Leok.
“Kalau semua sepakat serta setuju, untuk dukung pembangunan geothermal di wilayah gendang Rebak, berarti hari kita buat kesepakatan bersama,” terangnya dihadapan seluruh warga gendang Rebak.
![]()
Sebagai tua adat serta mewakili warga gendang Rebak, Thadeus Dapang menegaskan siap mendukung pembangunan geothermal di wilayah gendang Rebak-Poco Leok.
“Berkaitan dengan apapun di wilayah gendang Rebak, apa itu pembangunan geothermal dan pembangunan apa saja, kami sebagai warga gendang Rebak siap mem-backup atau mendukung urusan itu,” tegasnya lagi.
Diketahui, ada dua lokasi Wallpad (H dan I) pembangunan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok serta pengadaan tanah untuk Access Road di wilayah gendang Rebak, desa Lungar, kecamatan Satar Mese, kabupaten Manggarai
Sebelumnya, selama tiga hari tim persiapan pengadaan tanah pembangunan PLTP Ulumbu Unit 5-6 Poco Leok yang berkapasitas 20 MW, telah melakukan sosialisasi Pemberitahuan Pembangunan PLTP Ulumbu untuk penentuan lokasi (Penlok) tahap 2 yang melibatkan pemerintah daerah Manggarai, BPN Manggarai serta kejaksaan Negeri Manggarai, berlangsung di Aula Paroki Ponggeok, Rabu, 12 Juni 2024.
![]()
![]()
![]()
![]()
