Langkah kolaboratif ini dilakukan sebagai upaya meredam potensi konflik sekaligus membangun kesepahaman antar pihak.
Dalam sambutannya, Bupati Manggarai, Hery Nabit, menyampaikan apresiasi kepada para tetua adat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam mediasi.
“Ini merupakan salah satu pendekatan yang bisa kita gunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi bersama,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap kondusif dan mengedepankan dialog dalam mencari solusi.
![]()
“Kita harapkan situasi tetap terjaga, dan semua persoalan bisa diselesaikan dengan baik melalui kesepahaman bersama,” tambahnya.
Sedangkan Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, menyampaikan terimakasih kepada kedua tetua adat atas kehadirannya.
“Dengan kehadiran bapa disini sudah membuktikan itikad baik terhadap permasalahan yang kita sudah hadapi. Tentunya kehadiran bapa disini guna untuk memberikan keterangan juga informasi tentang apa yang menjadi permasalahan,” katanya.
“Harapannya, kita sama-sama menjaga situasi yang sedang terjadi dan hindari hal-hal yang tidak kita semua inginkan,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan OPD lingkup Pemkab Manggarai, Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, Kasdim 1612/Manggarai Mayor Infanteri Roberto Carlos Babo, Wadanki Brimob Ruteng Iptu Rudolf Amaral, Ketua DPRD Manggarai Paulus Peos, serta Kepala Desa Bulan Juvent Hamat.***
![]()
![]()
![]()
![]()
