Pariwisata Bali Terus Meningkat, Gubernur NTB dan NTT Siap Bangun Super Grid Energi Hijau

Dari sektor energi, Melkiades menekankan komitmen ketiga provinsi dalam mendukung kemandirian energi melalui pemanfaatan potensi energi terbarukan, seperti panas bumi, angin, air, dan tenaga surya.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketahanan energi kawasan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Potensi energi terbarukan yang dimiliki Bali, NTB, dan NTT seperti panas bumi, air, angin, dan tenaga surya perlu saling terhubung agar dapat saling mengisi kebutuhan energi bersih guna mendukung pariwisata berbasis energi hijau,” ujar Melkiades Laka Lena.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa NTB dan NTT siap membangun interkoneksi Super Grid energi bersih yang menghubungkan Bali dengan wilayah Nusa Tenggara.

Dengan adanya jaringan listrik Super Grid tersebut, Bali ke depan diharapkan tidak lagi bergantung pada pasokan listrik dari Pulau Jawa.

“NTB dan NTT akan memanfaatkan potensi green energy yang dimiliki agar pariwisata Bali ke depan tidak lagi bergantung pada listrik dari Jawa, melainkan bersumber dari energi bersih NTB dan NTT,” kata Lalu Muhamad Iqbal.

Ia menambahkan, interkoneksi Super Grid akan memperkuat bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) serta menopang pengembangan pariwisata hijau yang berkelanjutan di Bali, NTB, dan NTT.

Di sisi lain, Gubernur Bali Wayan Koster mengakui bahwa Bali saat ini memang lebih maju dibandingkan NTB dan NTT di sektor pariwisata.

Namun demikian, Bali tidak ingin berkembang sendiri tanpa melibatkan daerah lain di kawasan Nusa Tenggara.

“Kami bersama Gubernur NTB dan NTT bersepakat bahwa perkembangan pariwisata maupun sektor lainnya harus dilakukan secara bersama-sama agar ketiga provinsi di kawasan Nusa Tenggara ini semakin maju,” ujar Wayan Koster.

Ia menambahkan, salah satu bentuk kerja sama konkret yang tengah didorong adalah pengembangan paket wisata bahari terpadu yang menghubungkan Bali, NTB, hingga NTT.

Melalui kerja sama regional Bali–NTB–NTT ini, diharapkan terwujud penguatan ekosistem pariwisata berkelanjutan berbasis energi hijau, peningkatan konektivitas antarwilayah, serta pertumbuhan ekonomi kawasan yang inklusif dan ramah lingkungan.***