Pentingnya Pemuda Dalam Ruang Politik

Ketiga, legitimasi rasional legal berdasarkan kepercayaan pada tatanan hukum rasional yang melandasi kedudukan seseorang pemimpin.

Anomali praktek politik kita mengindikasikan adanya kesenjangan antara apa yang dijanjikan dan dicita-citakan dengan praksis politik, karena anomali politik tersebut tidak saja dilakukan oleh mereka yang rendah basis intelektual dan spiritualnya, tetapi juga dilakukan oleh politisi dengan basis intelektual dan spiritual yang memadai, bahkan mengakar kuat dalam aktivitas akademik dan kegiatan keagamaan.

Dalam konteks ini, politik telah identik dengan praktek dan permainan yang kotor, kini permainan kotor itu terdesentralisasi ke berbagai daerah.

Dinamika politik yang semakin mengukuhkan praktek yang tidak bermoral tersebut memerlukan adanya energi baru yang positif untuk merekonstruksi permainan politik agar lebih anggun, santun dan beradab.

Kaum muda perlu mengambil prakarsa dalam mengubah citra politik bangsa, tahun 2019 dapat menjadi momentum kemunculan kaum muda dalam pentas politik nasional, dengan catatan harus membawa energi baru yang positif bagi perbaikan bangsa.

Wacana kepemimpinan kaum muda yang mencuat beberapa waktu yang lalu dapat menjadi suatu catatan penting bagi kaum muda dalam merencanakan bentuk keterlibatannya dalam politik.

Ingat, politik tidak identik dengan masuk partai, masuk birokrasi, masuk lembaga-lembaga negara, tetapi politik dapat dilakukan dengan cara-cara yang bersifat edukatif, mendesain program pemberdayaan rakyat dan mewujudkan sistem kelembagaan civil society yang mandiri dan kuat.

Dengan mengambil prakrasa pada berbagai ranah kehidupan, kaum muda dapat sebagai alternatif kekuatan civil society dalam rangka merespons sejumlah distorsi sosio politik bangsa, mulai dari persoalan klasik berupa korupsi hingga persoalan manipulasi.

Dahulu korupsi yang telah menggurita bangsa ini dilakukan secara konvensional, kini modus politik amoral itu dilakukan dengan cara-cara yang lain seperti pengadaan barang dan jasa atau modus lainnya.

Distorsi politik bangsa sebagai akibat kerakusan para elite berkuasa dan inilah yang menjadi dasar keterlibatan kaum muda dalam mencita-citakan serta menciptakan praktek politik yang bermoral.

Terima kasih para pemuda telah berani mengambil sikap untuk berjuang bersama membangun bangsa ini.

Selama ini daerah saya hanya di jadikan lumbung suara dari luar wilayah, setelah menang kami di lupakan.
Kali ini saya pribadi memberanikan diri untuk maju menjadi calon wakil rakyat untuk berjuang mengawal aspirasi masyarakat khususnya di wilayah saya dan umumnya untuk masyarakat seluruh Sumba barat.

Saya ingin berjuang bersama rakyat, menjaga uang rakyat, mengawal pemerintahan agar bersih dan jauh dari praktek korupsi, melawan intoleransi serta memaksimalkan potensi masyarakat dan daerah untuk kemajuan daerah dan kemakmuran rakyat.

 

Melkianus Pote Hadi
Aktivis, Akademisi Muda,Wartawan dan Pewarta, Penyuluh Narkoba, penulis.

 

Komentar