Program TEKAD Dorong Hilirisasi Cengkeh di Ponggeok, Petani Kini Produksi Minyak Atsiri

MANGGARAI, SwaraNTT.net- Upaya mendorong hilirisasi komoditas unggulan desa terus digencarkan melalui Program TEKAD.

Kali ini, Kelompok Penerima Bantuan (KPB) di Desa Ponggeok, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, menggelar Sekolah Lapangan Penyulingan Minyak dari buah dan bunga cengkeh sebagai langkah konkret meningkatkan nilai tambah hasil pertanian masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi tonggak penting transformasi ekonomi desa.

Selama ini, petani di Ponggeok umumnya menjual cengkeh dalam bentuk kering dengan harga yang fluktuatif.

Melalui program ini, cengkeh tidak lagi dipasarkan sebagai bahan mentah, melainkan diolah menjadi minyak atsiri yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan peluang pasar lebih luas.

Kelompok yang beranggotakan 15 orang ini mendapat dukungan dana demplot sebesar Rp100 juta untuk pengembangan unit penyulingan minyak cengkeh.

Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk pengadaan alat destilasi, sarana produksi, serta penguatan kapasitas kelompok agar mampu mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.